Friday, March 20, 2015

Pencari Sejati

Kita semua sudah mengetahui bahwa ketika kita bertobat, Bapa kita membawa kita ke sebuah sekolah yang baru yang bernama sekolah kehidupan. Sekolah inilah yang akan mengajar dan membawa kita untuk berjalan dalam potensi maksimal kita selagi kita hidup dan mendatangkan inspirasi bagi orang lain. Sederhananya sekolah ini akan mengajar kita mengenal Allah dalam segala keberadaan-Nya dan mengenal diri kita dalam pandangan-Nya.

Tentunya menjadi hasrat kita untuk dapat tersenyum dalam wisuda kehidupan kita sama seperti Paulus berkata, "Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan memelihara iman." Atau seperti Daud yang di katakan telah melakukan kehendak Allah pada zamannya. Hal ini penting untuk kita pahami karena artinya ada orang2 yang tidak berada pada tingkat kepuasan tersebut pada akhir hidupnya, dengan kata lain menyesal.

Firman Tuhan mengajar kita bagaimana agar kita dapat menjadi murid teladan dalam sekolah kehidupan ini. Kuncinya adalah ada di Matius 6:33. Dari ayat tersebut setidaknya ada 3 hal yang perlu menjadi perhatian kita, yaitu: pertama "Carilah", kedua "Kerajaan Allah" & ketiga yaitu "Kebenaran-Nya".

Hal pertama adalah mengenai Kerajaan Allah. Kerajaan Allah adalah berbicara hukum yang ada dalam kerajaan yang kita masuki begitu kita Menjadikan Dia Raja. Sewaktu kita menjalani (taat) terhadap hukum kerajaan, di situlah hidup kita berada pada kualitas hidup yang akan menjadi inspirasi bagi orang lain. Sewaktu hukum di dunia ini berbicara hukum dan aturan KDRT, kita ada pada hukum "Hai Pria2, kasihilah Istrimu seperti Kristus mengasihi gereja-Nya". Sewaktu di sekeliling kita berbicara mengenai "hukum psikologi" Post Power Syndrome, Hukum kerajaan berkata bahwa jalan hidup orang benar semakin terang hingga rembang tengah hari. Tahukan Anda, apa yang Tuhan sampaikan kepada bangsa Israel setelah keluar dari Mesir? Tuhan menyampaikan hukum2-Nya. Sangat banyak dan mendetail karena Tuhan ingin Bangsa Israel berada pada kualitas hidup yang berbeda dengan bangsa2 lain. Alkitab berisi hukum2 Tuhan yang ketika kita renungkan, akan membawa kita pada standar hidup Kerajaan-Nya. Tidak usang dan Anda akan selalu menemukan hal baru yang membuat hidup Anda berada pada kepuasan yang berbeda karena Anda berada di titik sebagaimana mestinya Anda ada. Anda akan menemukan hukum pernikahan, hukum mendidik anak dan generasi, hukum tabur tuai, hukum bagi Pria dan Wanita dan hukum2 lainnya yang ketika di uji akan berada pada satu titik yaitu kasihilah Tuhan dan sesama.

Hal kedua adalah Kebenaran-Nya. Kata kebenaran yg di gunakan disini adalah "DIKAIOSUNE". Kata dikaiosune ini apabila di artikan adalah apa yang di kehendaki Allah dan satu lagi yang menarik adalah dapat di artikan juga Allah memulihkan hubungannya dengan manusia. Pencarian kita selalu bersumber kepada pemenuhan kebutuhan. Namun sering kali manusia tidak sadar apa yang dia kejar maupun kebutuhannya. Banyak orang habis2an mengejar uang namun setelah memilikinya, tetap tidak terpuaskan hasratnya. Banyak orang mencari kepuasan dengan sex, tapi ternyata kepuasan tersebut hanya bertahan beberapa menit. Tahukan Anda hidup Anda hanya dapat pas/klop HANYA ketika hidup Anda ada pada yang menjadi kehendak-Nya? Kawan, kita bukan berbicara kehendak Allah adalah Anda aktif di gereja, melayani dari pagi sampai malam, hari2 kosong Anda di isi dengan kegiatan2 gereja, dsb. Kehendak Allah dalam hidup Anda jauh lebih berharga dari hal-hal tersebut. Dia jauh lebih perduli terhadap Anda, keluarga Anda, karier Anda, sosialisasi Anda, hubungan Anda dengan orang-orang di sekeliling Anda daripada aktifitas keagamaan Anda. Temukan apa yang penting dan menjadi kehendak Allah dalam hidup Anda.

Hal ketiga adalah CARILAH. Hal ketiga ini adalah hal yang penting dan kalau Anda perhatikan ini adalah kata kerja. Ini membutuhkan keaktifan kita , keseriusan kita atau dengan kata lain bagiannya kita. Ketika kita berbicara cari, hal yang terbersit adalah tentunya sesuatu yang berharga. Firman Tuhan mengajarkan mencari yang seperti mencari emas dan perak. Saya membayangkan orang mencari emas atau perak itu ada tiap2 hari di sungai (konsisten). Dari berkilo kilo batu yang tiap hari di dulang, di amati dan kemudian di hancurkan, biasanya perhari hanya mendapatkan kurang dr 1 gram emas, dan mungkin kalau beruntung bbrp gram yang kemudian masih harus di murnikan lagi. Apakah hasil satu hari tersebut membuat dia jadi Milyarder? Tidak. Tapi konsistensi dia yang akan menjadikan dia milyarder karena ada di tempat yang tepat. Begitu juga dengan kita ketika mencari hukum Tuhan tersebut. Ketika kita membaca Alkitab, mungkin rasanya banyak yg tidak kita mengerti. Ya, mungkin hasil hari itu seperti pendulang yang hanya mendapatkan kurang dari 1 gram emas. Ada kalanya kita mengerti dan membuat kita menangis atau seperti ingin melompat rasanya. Ya, itu seperti pendulang yang sedang dapat bbrp gram dalam sehari. Tapi ingat, itu tidak menjadikan kita kaya, yang menjadikan kita kaya adalah, lakukan tiap hari, terus, terus dan terus sampai Tuhan datang atau Anda datang duluan ke Tuhan. :)

No comments: